Memahami sejarah perkembangan Islam pada masa
Khulafaurrasyidin
1. perkembangan peradaban Islam pada masa khulafaurrasyidin
mengalami kemajuan yang pesat, hal tersebut ditandai dengan pembanguan di
berbagai bidang. Misalnya : perluasan wilayah kekuasaan, pertahanan militer,
pembangunan armada angkatan laut, pembentukan lembaga baitul mal, pembangunan
sarana ibadah, pembukuan al qur’an, pengembangan ilmu pengetahuan, dan
lain-lain.
2. ummat islam betul-betul masih berpegang kepada tali agama Allah
yang lurus. Dalam artian ajaran islam dijadikan sebagai dasar negara. Apa yang
diperintahkan oleh agama diyakini sebagai kebenaran mutlak dan mereka tidak
ragu terhadap ajaran islam itu sendiri. Amirul mukminin sebagai pelopor secara
langsung daripada penegakkan syariat islam itu. Ajaran Islam menjadi ruh dari
pada perjuangan mereka.
3. disamping perkembangan peradaban islam yg pesat pada masa
khulafaurrasyidin, juga terdapat banyak hambatan, yaitu :
1. Munculnya nabi-nabi palsu setelah pasca meninggalnya Rasulullah
saw,
2. Munculnya kelompok-kelompok pemberontakan baik dari luar islam
terlebih dari dalam islam itu sendiri.
3. Terjadinya perpecahan kaum muslimin yang dipicu oleh
kelompok-kelompok tertentu yang berkeimginan menduduki posisi kekhalifaan,
akhirnya orang-orang islam pada masa itu saling membunuh antara satu dengan
yang lainnya, dan salah satu tokoh yang terkenal berambisi merebut kekuasaan
adalah Mu’awiah & Zubair, dan masih banyak lagi yg lainnya yg berambisi
untuk menjadi khalifah.
4. Usaha-usaha yang dilakukan ummat Islam dalam mengatasi
hambatan-hambatan yang terjadi pada masa khulafaurrasyidin yatu :
1. Para nabi palsu dibasmi, baik dengan cara damai, bagi kelompok
yang tidak mengindahkan ultimatum dari kahalifah maka jalan terakhir adalah
dibasmi dengan cara diperangi.
2. dalam mengatasi pemberontak juga ditempuh dua cara yaitu
perjanjian damai dan perang, namun usaha yang dulakukan dalam mengatasi masalah
ini didak berhasil, hingga akhirnya Ali bin abu thalib meninggal terbunuh.
Justru situasi kembali damai ketika hasan ibnu Ali menyerahkan tahta
kepemimpinan kepada Mu’awiah yang sangat berambisi menjadi pemimpin kaum
muslimin. Dengan penyerahan kekuasaan itu, maka berakhirlah pemerintahan
khulafaurrasyidin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar