menu

Sabtu, 03 Desember 2016

BAB IV Memahami sejarah perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasyidin

 Memahami sejarah perkembangan Islam pada masa Khulafaurrasyidin

1. perkembangan peradaban Islam pada masa khulafaurrasyidin mengalami kemajuan yang pesat, hal tersebut ditandai dengan pembanguan di berbagai bidang. Misalnya : perluasan wilayah kekuasaan, pertahanan militer, pembangunan armada angkatan laut, pembentukan lembaga baitul mal, pembangunan sarana ibadah, pembukuan al qur’an, pengembangan ilmu pengetahuan, dan lain-lain.
2.    ummat islam betul-betul masih berpegang kepada tali agama Allah yang lurus. Dalam artian ajaran islam dijadikan sebagai dasar negara. Apa yang diperintahkan oleh agama diyakini sebagai kebenaran mutlak dan mereka tidak ragu terhadap ajaran islam itu sendiri. Amirul mukminin sebagai pelopor secara langsung daripada penegakkan syariat islam itu. Ajaran Islam menjadi ruh dari pada perjuangan mereka.
3.    disamping perkembangan peradaban islam yg pesat pada masa khulafaurrasyidin, juga terdapat banyak hambatan, yaitu :
1.    Munculnya nabi-nabi palsu setelah pasca meninggalnya Rasulullah saw,
2.    Munculnya kelompok-kelompok pemberontakan baik dari luar islam terlebih dari dalam islam itu sendiri.
3.    Terjadinya perpecahan kaum muslimin yang dipicu oleh kelompok-kelompok tertentu yang berkeimginan menduduki posisi kekhalifaan, akhirnya orang-orang islam pada masa itu saling membunuh antara satu dengan yang lainnya, dan salah satu tokoh yang terkenal berambisi merebut kekuasaan adalah Mu’awiah & Zubair, dan masih banyak lagi yg lainnya yg berambisi untuk menjadi khalifah.
4.    Usaha-usaha yang dilakukan ummat Islam dalam mengatasi hambatan-hambatan  yang terjadi pada masa khulafaurrasyidin yatu :
1.    Para nabi palsu dibasmi, baik dengan cara damai, bagi kelompok yang tidak mengindahkan ultimatum dari kahalifah maka jalan terakhir adalah dibasmi dengan cara diperangi.
2.    dalam mengatasi pemberontak juga ditempuh dua cara yaitu perjanjian damai dan perang, namun usaha yang dulakukan dalam mengatasi masalah ini didak berhasil, hingga akhirnya Ali bin abu thalib meninggal terbunuh. Justru situasi kembali damai ketika hasan ibnu Ali menyerahkan tahta kepemimpinan kepada Mu’awiah yang sangat berambisi menjadi pemimpin kaum muslimin. Dengan penyerahan kekuasaan itu, maka berakhirlah pemerintahan khulafaurrasyidin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar